engkau islam di indonesia mayoritas yang terminoritaskan...
sesuai sabda nabi memang,engkau banyak tetapi bagai bui dilautan...
ketika engkau menjadi yang terbanyak engkau kalah dan dikendalikan minoritas...
ketika engkau menjadi minoritas engkau lemah dan diperbudak oleh mayoritas...
Atas nama toleransi engkau biarkan kemaksiatan meracuni pemuda islam...
Atas nama budaya engkau biarkan kesyirikan merusak akidah umat islam...
tetapi Atas nama Allah ? engkau dimana ?
siapa yang salah ?oknum ULAMAkah atau dirimu ?...
mengapa begitu ? karena nafsu...
tetapi jika engkau ditanya mengapa engkau memasuki neraka
dan engkau jawab karena ulama,maka persiapkanlah menerima siksaan lain...
karena engkau tidak buta,engkau memiliki otak,engkau bisa membaca dan kewajibanmu adalah menuntut ilmu !!!
engkau bisa membaca buku hadist,engkau bisa membaca al-quran dan engkau bisa berpikir dan bisa membadingkan...
karena tidak semua ulama itu rusak,maka carilah ulama yang masih berpegang pada Al-quran dan hadist...
karena bukanlah hidayah itu akan selalu datang dengan sendirinya,jika engkau tidak mencarinya...
dan janganlah engkau menuhankan kebiasaanmu lebih dari kepatuhanmu terhdap perintah Tuhanmu...
karena bisa apakah engkau tanpa Allah ?
sesuai sabda nabi memang,engkau banyak tetapi bagai bui dilautan...
ketika engkau menjadi yang terbanyak engkau kalah dan dikendalikan minoritas...
ketika engkau menjadi minoritas engkau lemah dan diperbudak oleh mayoritas...
Atas nama toleransi engkau biarkan kemaksiatan meracuni pemuda islam...
Atas nama budaya engkau biarkan kesyirikan merusak akidah umat islam...
tetapi Atas nama Allah ? engkau dimana ?
siapa yang salah ?oknum ULAMAkah atau dirimu ?...
mengapa begitu ? karena nafsu...
tetapi jika engkau ditanya mengapa engkau memasuki neraka
dan engkau jawab karena ulama,maka persiapkanlah menerima siksaan lain...
karena engkau tidak buta,engkau memiliki otak,engkau bisa membaca dan kewajibanmu adalah menuntut ilmu !!!
engkau bisa membaca buku hadist,engkau bisa membaca al-quran dan engkau bisa berpikir dan bisa membadingkan...
karena tidak semua ulama itu rusak,maka carilah ulama yang masih berpegang pada Al-quran dan hadist...
karena bukanlah hidayah itu akan selalu datang dengan sendirinya,jika engkau tidak mencarinya...
dan janganlah engkau menuhankan kebiasaanmu lebih dari kepatuhanmu terhdap perintah Tuhanmu...
karena bisa apakah engkau tanpa Allah ?