Translate

Kamis, 20 November 2014

Hanya cerita tentang kehidupan keseharianku saat sma,kisah cintaku dan hal lainnya...chap 2a

Chap2
Senin 12 september

Siapakah yang akan menjadi jodohku ?
Walaupun jodoh adalah takdir
Apakah jodoh pasti bertemu ?
Ah,biarlah waktu yang menjaw...

Belum sempat kuselesaikan puisiku
 ,tiba-tiba terdengar suara desisan ular
Saat ku mengalihkan fokusku dari buku ku,
terlihat ular hitam legam dan  panjang dari atas meja belajarku...
"Ya Allah,emak, ada ular gedeee bangettt"
Berpikirku sejenak aku harus apa ?
Saat kulihat lagi ular itu,taringnya sudah terlihat didepan mata...
Ah,sudahlah,kalau kaya gini cuma bisa tawakal pada Allah,udah nggak bisa ngapa-ngapain     lagi...
Ha,sudahlah sambil menutup mata,dan menerima serangan ular aku terjatuh dari kursi ku...

“WOI BANGUN,BANGUN,BANGUN,OI BANGUN “
,suara alarm terdengar keras dari hpku yang kuletakkan di meja belajarku

AstagfiRullahh,mimpiku...
Aku bangun dan mematikan suara alarm di hpku,
“ AstagfiRullah,innaLillah,astgfiRullah udah jam  setengah enam”,sambil terpelongok melihat hpku,
“InnaLillah,telat subuhan dimasjid lagi...”

Kasur nanti aja dibersihin bibi,sekarang udah telat,
Kusegerakan mandi,wudhu,handukan ,pakaian langsung sholat.
Buku semua kumasukkan,pr hari ini alhamduLillah kayaknya gak ada,makannya nanti aja di sekolah,and langsung go to school,dengan langkah yang cepat dan sambil berlari kecil,kusegerakan menuju ke sekolah...

Di tengah perjalanan baru teringat rumah belum ku kunci akhirnya aku pun kembali kerumah dengan tergesa,dan ku taruh kunci di bawah keset,langsungku  berlari,tas ku yang penuh dengan buku naik turun mengikuti langkahku,di tengah perjalanan teringat bahwa aku belum sikat gigi,tapi ah sudahlah nanti kumur –kumur di sekolah aja,kalau masih bau ya beli permen...

Sampai sekolah pas bel berbunyi untungnya senin di minggu ini gak ada jadwal upacara jadinya jam masuk nggak dipercepat 15 menit,saat memasuki sekolah, di gerbang banyak yang melihatku sambil tersenyum akupun membalas senyuman mereka dengan muka yang penuh keringat,sampai di kelaspun temanku tersenyum kepadaku,si budi ngakak,dan si riski memanggilku tapi  karena aku merasa tubuhku bau karena keringat dan takut menggangu jadinya aku keluar dan mengangin-anginkan tubuhku
“mumpung gurunya belum datang “,pikirku

Saat sedang menikmati sang angin ,Pak Morang yang sedang berjalan melihatku,
Aku dipanggil olehnya dan langsung disuruh push up 10 x ,keringatpun membasahi baju yang kugunakan di tubuh yang jarang olahraga ini...
Dan ia berkata padaku,
“why you not in your class ? this is the class time !!! “
“I ‘m ngangin-ngangin sir “
“had you looked yourself at the mirror this morning ?”
“no ,sir “
“Then go to bathroom now”
“sorry sir”

Lalu setelah itu pak morang  melanjutkan perjalannya dan akupun pergi ke wc,
Dan tak sampai lama aku tersadar ketika melihat cermin,
Ternyata seragam yang kupakai salah,
Aku memakai batik di hari senin dan lebih parahnya seragam yang kukenakkan adalah seragam batik dari smaku yang di papua,
Aku bingung ,ini gimana ? apa harus pulang ? atau ijin atau gimana ?,
Berpikir-berpikir dan berpikir akhirnya aku teringat,artikel yang kemarin kubaca
ah,anggap aja ini style gaya baru ...
soalnya artikel yang kubaca kemarin bercerita :

” Jika mengenakan pakaian yang salah dan orang itu malu dengan pakaiannya maka orang-orang beranggapan  ia salah menggunakan kostum,tetapi jika orang itu percaya diri dengan pakaiannya maka ia  telah menciptakan style berpakaian yang baru ”.

lagian masih sopan J kalau cewek-cewek aja pede niru pakaian gaya pelacur yang buka-bukaan sehingga memamerkan tubuhnya , kenapa aku harus malu,pikirku.

Aku pun masuk ke kelas,dan ternyata bu Ani  guru biologi telah datang datang,aku meminta ijin  masuk,kelaspun terdiam tidak seperti saat aku tiba yang riuh ramai,
Mungkin karena aku sudah pdod (percaya diri overdosis) pikirku tetapi saat aku duduk,aku baru sadar di  kelas sedang  ada ulangan.

Langsung ku ambil kertas di buku ku,ku catat soal di papan tulis,kerjain yang gampang dulu,lanjut ke yang medium terus ke yang susah,saat aku  mau mengerjakan  soal yang kuanggap susah yang lain sudah banyak yang mengumpulkan lembar jawabanya,

“waktu tinggal 15 menit”,kata bu Ani

6 soal sudah terjawab,sisa dua soal,soal ke 7 disuruh jelasin enzim,organ yang menghasilkannya, serta kegunaannya,dan soal ke 8 tuliskan 2 spesies serta namalatin hingga nama kingdomnya ...

Saat kulihat disekelilingku yang  belum mengumpulkan jawaban terlihat stress,dan ada juga  yang mencoba-coba curi pandang untuk mencontek teman sebangkunya,tetapi hal itu tidak membantu karena ia malah bertambah stress karena ternyata teman sebangkunya sudah selesai,tetapi si Budi terlihat santai aja,saat ku perhatikan ternyata ia dengan asyiknya membolak balik kertas bukunya yang di letakkan dalam laci mejanya.

Karena nilai 2 soal ini menentukan remed tidaknya  maka terpaksa harus dijawab...
Tapi sepertinya otak sudah lelah...ah sudahlah ikut remed saja...
Tiba tiba ibu Ani guru biologi berkata “Anak2 jawabnya yang bener,soalnya ulangan kali ini nggak ada remednya...”

Adududududuh gimana nih ?
Apakah harus nyontek kaya si budi ?
Apa harus nerima nilai jelek,nanti kalau emak marah gimana nih ?

Intip buku,nggak,intip,nggak...aduh bingung :v