Chap2
Senin
12 september
Siapakah
yang akan menjadi jodohku ?
Walaupun
jodoh adalah takdir
Apakah
jodoh pasti bertemu ?
Ah,biarlah
waktu yang menjaw...
Belum sempat kuselesaikan puisiku
,tiba-tiba
terdengar suara desisan ular
Saat ku mengalihkan fokusku dari buku ku,
terlihat ular hitam legam dan panjang dari atas meja belajarku...
"Ya Allah,emak, ada ular gedeee
bangettt"
Berpikirku sejenak aku harus apa ?
Saat kulihat lagi ular itu,taringnya sudah
terlihat didepan mata...
Ah,sudahlah,kalau kaya gini cuma bisa tawakal pada
Allah,udah nggak bisa ngapa-ngapain lagi...
Ha,sudahlah sambil menutup mata,dan menerima
serangan ular aku terjatuh dari kursi ku...
“WOI
BANGUN,BANGUN,BANGUN,OI BANGUN “
,suara
alarm terdengar keras dari hpku yang kuletakkan di meja belajarku
AstagfiRullahh,mimpiku...
Aku bangun dan mematikan suara alarm di hpku,
“ AstagfiRullah,innaLillah,astgfiRullah udah
jam setengah enam”,sambil terpelongok
melihat hpku,
“InnaLillah,telat subuhan dimasjid lagi...”
Kasur nanti aja dibersihin bibi,sekarang udah
telat,
Kusegerakan mandi,wudhu,handukan ,pakaian langsung
sholat.
Buku semua kumasukkan,pr hari ini alhamduLillah
kayaknya gak ada,makannya nanti aja di sekolah,and langsung go to school,dengan langkah yang cepat
dan sambil berlari kecil,kusegerakan menuju ke sekolah...
Di tengah perjalanan baru
teringat rumah belum ku kunci akhirnya aku pun kembali kerumah dengan
tergesa,dan ku taruh kunci di bawah keset,langsungku berlari,tas ku yang penuh dengan buku naik
turun mengikuti langkahku,di tengah perjalanan teringat bahwa aku belum sikat
gigi,tapi ah sudahlah nanti kumur –kumur di sekolah aja,kalau masih bau ya beli
permen...
Sampai sekolah pas bel berbunyi untungnya senin
di minggu ini gak ada jadwal upacara jadinya jam masuk nggak dipercepat 15
menit,saat memasuki sekolah, di gerbang banyak yang melihatku sambil tersenyum
akupun membalas senyuman mereka dengan muka yang penuh keringat,sampai di
kelaspun temanku tersenyum kepadaku,si budi ngakak,dan si riski memanggilku
tapi karena aku merasa tubuhku bau
karena keringat dan takut menggangu jadinya aku keluar dan mengangin-anginkan
tubuhku
“mumpung gurunya belum datang “,pikirku
Saat sedang menikmati sang angin ,Pak Morang
yang sedang berjalan melihatku,
Aku dipanggil olehnya dan langsung disuruh push
up 10 x ,keringatpun membasahi baju yang kugunakan di tubuh yang jarang
olahraga ini...
Dan ia berkata padaku,
“why you not in your class ? this is the class
time !!! “
“I ‘m ngangin-ngangin sir “
“had you looked yourself at the mirror this
morning ?”
“no ,sir “
“Then go to bathroom now”
“sorry
sir”
Lalu
setelah itu pak morang melanjutkan
perjalannya dan akupun pergi ke wc,
Dan
tak sampai lama aku tersadar ketika melihat cermin,
Ternyata
seragam yang kupakai salah,
Aku
memakai batik di hari senin dan lebih parahnya seragam yang kukenakkan adalah
seragam batik dari smaku yang di papua,
Aku
bingung ,ini gimana ? apa harus pulang ? atau ijin atau gimana ?,
Berpikir-berpikir
dan berpikir akhirnya aku teringat,artikel yang kemarin kubaca
ah,anggap
aja ini style gaya baru ...
soalnya
artikel yang kubaca kemarin bercerita :
”
Jika mengenakan pakaian yang salah dan orang itu malu dengan pakaiannya maka
orang-orang beranggapan ia salah
menggunakan kostum,tetapi jika orang itu percaya diri dengan pakaiannya maka
ia telah menciptakan style berpakaian
yang baru ”.
lagian
masih sopan J
kalau cewek-cewek aja pede niru pakaian gaya pelacur yang buka-bukaan sehingga
memamerkan tubuhnya , kenapa aku harus malu,pikirku.
Aku
pun masuk ke kelas,dan ternyata bu Ani guru biologi telah datang
datang,aku meminta ijin masuk,kelaspun
terdiam tidak seperti saat aku tiba yang riuh ramai,
Mungkin karena aku sudah pdod (percaya diri
overdosis) pikirku tetapi saat aku duduk,aku baru sadar di kelas sedang
ada ulangan.
Langsung ku ambil kertas di buku ku,ku catat
soal di papan tulis,kerjain yang gampang dulu,lanjut ke yang medium terus ke
yang susah,saat aku mau mengerjakan soal yang kuanggap susah yang lain sudah
banyak yang mengumpulkan lembar jawabanya,
“waktu tinggal 15 menit”,kata bu Ani
6 soal sudah terjawab,sisa dua soal,soal ke 7
disuruh jelasin enzim,organ yang menghasilkannya, serta kegunaannya,dan soal ke
8 tuliskan 2 spesies serta namalatin hingga nama kingdomnya ...
Saat kulihat disekelilingku yang belum mengumpulkan jawaban terlihat
stress,dan ada juga yang mencoba-coba curi
pandang untuk mencontek teman sebangkunya,tetapi hal itu tidak membantu karena
ia malah bertambah stress karena ternyata teman sebangkunya sudah
selesai,tetapi si Budi terlihat santai aja,saat ku perhatikan ternyata ia dengan asyiknya membolak
balik kertas bukunya yang di letakkan dalam laci mejanya.
Karena
nilai 2 soal ini menentukan remed tidaknya maka terpaksa harus dijawab...
Tapi
sepertinya otak sudah lelah...ah sudahlah ikut remed saja...
Tiba
tiba ibu Ani guru biologi berkata “Anak2 jawabnya yang bener,soalnya ulangan
kali ini nggak ada remednya...”
Adududududuh
gimana nih ?
Apakah
harus nyontek kaya si budi ?
Apa
harus nerima nilai jelek,nanti kalau emak marah gimana nih ?
Intip
buku,nggak,intip,nggak...aduh bingung :v